loading...

Wednesday, 6 June 2018

Manfaat dan Fadhilah Puasa 6 Hari Bulan Syawal Menurut Islam

Manfaat dan Fadhilah Puasa 6 Hari Bulan Syawal Menurut Islam- kini kita berada di ujung tombak bulan ramadhan. Dengan hitungan hari, kita akan benar-benar kehilangan bulan tempat panen pahala ini. Dan mungkin kita tidak bisa berjumpa lagi di tahun mendatang. Tapi harapan kita, semoga Allah SWT selalu mencurahkan nikmat sehat kepada kita semua hingga kita masih bisa berkesempatan memanen pahala di bulan ramadhN mendatang. 

Antara dan senang kini kita rasakan. Sedih karena akan meninggalkan ramadhan, senang karena sebentar lagi kita bisa mengais pahala puasa di bulan syawal yang jumlah cukup sebentar, yaitu hanya 6 hari. 
Manfaat dan Fadhilah Puasa 6 Hari Bulan Syawal Menurut Islam

Allah SWT memerintahkan kita untuk senantiasa berpuasa satu bulan penuh di bulan ramadhan. Namun sebelum itu Allah juga memeritah kita untuk berpuasa di bulan sya'ban, bulan sebelum ramadhan. Dan sebentar lagi Allah memerintahkan kita untuk berpuasa selama 6 hari di bulan syawal, bulan yang berada pas setelah ramadhan. 

Kita sebagai manusia diperintahkan untuk senantiasa melaksanakan ketaatan sepanjang waktu. Bukan malah musiman seperti yang banyak kita lihat di tengah masyarakat kita. Mereka hanya berhijab saat bulan ramadhan dan melepasnya ketika bulan ramadhan itu telah tiada. Ini bentuk kenyataan yang sangat disayangkan dan tidak layak kita aplikasikan dalam kehidupan kita. 

Oleh karena itu, marilah kita sambung kebaikan yang akan meninggalkan kita dengan kebaikan lain. Artinya,  ketika bulan ramadhan telah berakhir maka sambunglah dengan kebaikan lain yaitu dengan berpuasa 6 hari setelah bulan syawal.  Dan mungkin puasa 6 hari yang akan kita lakukan ini menjadi bukti bahwa puasa ramadhan yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT. Sebab,  salah satu tanda Allah menerima sebuah ibadah adalah dengan memberi hamba tersebut anugerah berupa bisa melaksanakan kebaikan di kesempatan selanjutnya. 

Disamping itu,  puasa syawal juga merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah atas anugerah yang selama ini Ia berikan sehingga bisa melaksanakan ibadah puasa ramadhan dengan penuh. Para ulama kita terdahulu, jika dianugerahi bangun dan ibadah di malam hari, mereka akan mensyukurinya dengan cara berpuasa di siang harinya. 

Apalagi Allah sudah dengan tegas menyatakan tentang keagungan dan besarnya keutamaan yang akan diberikan kepada mereka yang mampu berpuasa di bulan syawal. Dan keterangan semacam ini sangat terkenal. 

Load disqus comments

0 komentar