loading...

Wednesday, 26 September 2018

2 Alasan Kenapa Qulhu dinamakan Surat al-Ikhlas

2 Alasan Kenapa Qulhu dinamakan Surat al-Ikhlas- al-ikhlas adalah surat no 3 jika diurut dari belakang. Surat ini sering disebut surat qulhu oleh maysarakat awam di kalangan kita. Entah dari mana sumbernya. Sebab, sejauh ini penulis belum menemukan referensi valid terkait penamaan surat qulhu. Hemat penulis, mungkin karena lebih mudah diingat dan gampang di hati karena surat al-ikhlas berawalan qul huwallahu ahad.

2 Alasan Kenapa Qulhu dinamakan Surat al-Ikhlas



Namun, di sini penulis lebih mengerucut pada tema yang cukup spesifik dengan nama yang lebih masyhur di kalangan intelektual, yaitu surat al-ikhlas. Agar nama ini lebih dikenal masyarat awam, meskipun nama al-ikhlas sendiri merupakan nama terpopuler di kalangan umat Islam.


Dalam kitab tafsir al-Munir, Syekh Wahbah az-Zuhaili memaparkan, setidaknya ada dua alasan mengapa dinamakan surat al-Ikhlas. Pertama, karena surat al-ikhlas (bersih/murni) berbicara soal tauhid yang bersih (kholish/ikhlas) karena Allah SWT yang disucikan dari kekurangan dan kesyirikan. Kedua, karena dengan memahami surat al-ikhlas, seorang hamba telah membersihkan diri (takhallasho) dari kesyirikan.

Itulah 2 alasan yang dipaparkan para ulama tentang mengapa surat qulhu dinamakan surat al-ikhlas. Untuk lebih jelasnya, silakan rujuk kembali tafsir al-Munir karya Syekh Wahbah az-Zuhaili. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Read more

Monday, 24 September 2018

Singkatan Kating dalam Dunia Kampus, Apa Itu?

Singkatan Kating dalam Dunia Kampus, Apa Itu?- Ketika Anda diterima di sebuah perguruan tinggi, Anda akan menemukan banyak istilah-istilah yang cukup aneh di dunia kampus dan mungkin akan membuat Anda bingung lalu bertanya-tanya tentang makna istilah itu.

Di dunia kampus ada banyak sekali Istilah yang hampir tidak ditemukan di SD, SMP sampai SMA, meskipun pada dasarnya memiliki makna dan esensi yang sama. Istilah itu meliputi PBAK, Kosma, Kating, Dosen, Dekan, Rektor dan lain-lain.

Singkatan Kating dalam Dunia Kampus, Apa Itu?

Namun yang menjadi titik pembahasan Kami pada artikel kali ini adalah istilah " Kating ". Sebab, pada awal-awal kuliah dulu inilah istilah yang paling membuat saya penasaran dan sedikit menggelitik di telinga. Lantas saya berfikir, ini istilah kok aneh sekali dan saat itulah saya mulai bertanya-tanya mencari informasi tentang kepanjangan istilah ini.

Baca Juga: 8 Tips Cara Mahasiwa Baru Mendapat Nilai A+ dan IPK Tinggi

Pada dasarnya, istilah " Kating " memiliki dua makna. Pertama yaitu kakak tingkat. Gampangnya, kating adalah kakak kelas kita di dunia kampus dan kita bisa banyak mendapat informasi tentang seluk beluk perkuliahan dari mereka, mulai dari info tentang beasiswa sampai cara izin tidak masuk kuliah. Kedua adalah ketua tingkat, atau gampangnya ketua kelas. Hanya saja, makna kedua ini tidak pernah saya temukan di kampus tempat saya kuliah. Dalam kampus kami, ketua kelas memiliki istilah tersendiri, yaitu kosma. Sedangkan kating digunakan untuk istilah kakak tingkat.

Mungkin itulah yang bisa Najapedia share pada kesempatan kali ini, selamat membaca dan semoga bermanfaat!
Read more

8 Tips Cara Maba (Mahasiswa Baru) Mendapat Nilai A+ dari Dosen dan IPK Tinggi

8 Tips Cara Maba (Mahasiswa Baru) Mendapat Nilai A+ dari Dosen dan IPK Tinggi - Menjadi Mahasiswa adalah sebuah kebanggan tersendiri bagi seseorang, entah apa alasannya. Yang jelas, dengan menjadi Mahasiwa berarti seseorang telah naik satu level dalam jajaran strata sosial yang pada akhirnya ia akan lebih terhormat dibanding mereka yang masih menjadi Siswa.

Ada banyak faktor seseorang memutuskan diri untuk terjun di dunia perkuliahan, dari yang hanya sekedar kuliah, mengisi kekosongan, sampai mereka yang ingin meniti karir, mengejar cita-cita dan menggapai impian. Faktor-faktor ini akan sedikit memberi gambaran tentang bagaimana sikap dan pola hidup mereka di dunia kampus ke depan.

Baca Juga: Mau Jadi Orang Sukses? Begini Caranya!

8 Tips Cara Maba (Mahasiswa Baru) Mendapat Nilai A+ dari Dosen dan IPK Tinggi

Jika dari awal ia menanamkan semangat yang tinggi demi cita-cita dan impian, ia tidak akan berleha-leha di kampus, ia akan semangat belajar, meneliti dan diskusi sehingga ia mendapat nilai yang tinggi dengan kualitas yang bisa dipertanggung jawabkan. Berbeda dengan ia yang hanya sekedar mengisi kekosongan, ia akan lebih terkesan "pokok masuk" lalu pulang. Tidak pernah mempersiapkan diri untuk menhahadapi mata kuliah. Maka jangan heran, jika nilai dan ilmu yang diperoleh tidak sesuai dengan beban UKT yang harus ditanggung.

Berikut ini Kami bocorkan sedikit tips dan rahasia agar Anda sukses di dunia kampus dengan nilai A+ dan berujung IPK tinggi. Mau? Simak berikut ini:

1- Tata Niat

Dalam memulai apapun, niat adalah pondasinya. Niat yang salah akan menghasilkan kesalahan pula, begitu juga sebaliknya. Jika sekarang Anda Mahasiswa baru (Maba) maka sekarang adalah waktu yang paling tepat menanamkan niat yang baik, ingat tujuan Anda kuliah, sampai harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit bahkan harus meninggalkan keluarga. Kalau perlu, tulis kata "Ingat tujuan dari rumahmu" di seluruh buku mata kuliah Anda, agar Anda selalu ingat dan tidak lalai pada tujuan Awal.

2 - Perhatikan Silabus

Biasanya, setiap dosen akan memberikan silabus pada mahasiswanya sebagai acuan dalam mata kuliah pada minggu berikutnya. Nah, jangan sampai anda acuh tak acuh pada silabus itu, sebab itu akan sangat membantu Anda tentang tema apa yang dibahas pada minggu depan.

3 - Belajar Sebelum Masuk Kelas

Setelah Anda menerima silabus, maka jadikanlah ia sebagai bahan belajar. Belajar sebelum masuk kelas adalah modal Anda untuk aktif di kelas. Tanpa belajar sebelumnya, sangat sulit bagi Anda untuk aktif saat diskusi dengan dosen di ruang. Anda akak bingung, dan tidak mengerti peta materi yang pada ujungnya akan melahirkan kebosanan.

4- Kenali Karakter Dosen

Setiap dosen memiliki karakter yang berbeda. Ada dosen yang senang jika mahasiswa aktif dan kritis pada setiap materi yang disamapaikan. Namun, ada juga dosen yang merasa malu jika harus kalah argumen dengan Mahasiswanya. Sehingga tidak segan-segan memberikan nilan C jika selalu ngeyel dan kritis dalam kelas. Jika Anda telah mengenali karakter Dosen, maka Anda bisa menentukan sikap apa yang pas untuk dilakukan dalam kelas.

5 - Siapkan Pertanyaan yang Berbobot

Usahakan, sebelum masuk kelas, siapkan pertanyaan yang berbobot sebagai bahan diskusi nanti di kelas bersama dosen. Sebab, dengan sering bertanya, apalagi pertanyaan cukup rumit, itu akan memberikan poin bagus bagi Anda di mata Dosen.

6 - Sopan dalam Berdiskusi

Mahasiswa adalah murid sedangkan Dosen adalah guru. Dan seorang murid haruslah sopan pada guru. Meskipun semisal di kelas, dosennya menyampaikan materi tidak sesuai dengan apa yang telan Anda pelajari, Anda boleh menegor dan mengajak diskusi namum harus menggunakan bahasa yang sopan agar dosen tidak merasa dipermalukan di depan mahasiswa yang lain dan hal itu akan menjadi bumerang bagi Anda.

7 - Aktif Kuliah

Keaktifan akan memeberikam pengaruh yang cukup besar pada nilai Anda. Bahkan ada kampus yang menyaratkan 75% kehadiran Anda dalam satu semester. Se jago apapun Anda, namun kehadirannya tidak sampai pada batas minimal, itu tidak akan berguna, Anda tetap akan mengulang di semester berikutnya.

8 - Siapkan Tugas Sebaik Mungkin

Ketika dosen memberikan tugas, maka lakukan lah sebaik mungkin dan jangan menunda-nunda. Sebab, pekerjaan yang dilakukan dengan terburu-buru tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Kerjakan secepat mungkin agar Anda masih punya waktu untuk memeperbaiki kekurangan-kekurangan.

Demikian 8 Tips dapat nilai A+ dan IPK tinggi untuk Mahasiswa yang bisa Redaksi Najapedia share pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat.

Read more

Monday, 13 August 2018

Sholat Taqwiyatul Hifdzi, Sholat Untuk Menguatkan Hafalan

Sholat Taqwiyatul Hifdzi, Sholat Untuk Menguatkan Hafalan - Dalam tulisan sebelumnya,  saya sempat membongkar sedikit rahasia para pengahafal Quran yang kini telah sukses di bidangnya. Dalam tulisan itu, kami menyinggung sebuah tema yang cukup menarik dan masih banyak yang awam dalam masalah ini, yaitu sholat Taqwiyatul hifdzi.  Sholat ini berawal dari problem yang dialami oleh sayyidina Ali bin Abi Thalib terkait hafalan quran yang sering hilang dan tidak melekat di dadanya. 

Dalam sebuah hadis yang rekam oleh ibnu Abbas bahwa pada suatu hari ketika beliau duduk-duduk bersama Rasulullah S.A.W, tiba-tiba datang sosok sahabat sayyidina Ali bin Tholib mengeluh dan mengadu pada Nabi bahwa hafalan quran yang selama ini dirawat kini telah hilang dan sulit melekat. Kemudian Rasulullah S.A.W berkata "wahai abal hasan, maukah kamu aku ajar kalimat-kalimat yang akan bermanfaat bagimu dan akan menjaga keutuhan hafalanmu sehingga tidak mudah hilang? Lalu Nabi berkata " jika malam jumat telah tiba maka bangunlah di pertiga malam, jika tidak mampu, bangunlah di pertengahan malam, atau apabila masih tidak mampu, bangunlah di awal malam, lalu dirikanlah sholat 4 rakaat. Pada rakaat pertama, setelah membaca al fatihah, bacalah surat  yasin. Pada rakaat kedua bacalah surat ad-dukhon (setelah baca fatiha) serta pada rakaat ke tiga baca surat as-sajadah dan pada rokaat terakhir baca surat al-mulk.  Lalu bacalah doa berikut ini:

Doa Sholat Taqwiyatul Hifdzi 

Sholat Taqwiyatul Hifdzi, Sholat Untuk Menguatkan Hafalan

Adapun mengenahi niat sholat sunnah taqwiyatul hifdzi ini Anda tidak perlu pusing dan tidak perlu bingung bagaimana niat nya, lafadz nya bagaimana.  Sebab, sejatinya niat itu ada di hati,  ketika hati kita sudah bermaksud melakukan sholat taqwiyatul hifdzi yang jumlahnya 4 rakaat lalu takbir maka itu sudah dianggap cukup. Jangan dibikin ruwet sendiri. Wallahu a’lam. 
Read more

Sunday, 5 August 2018

Pandangan Buya Yahya Tentang IJTIMA ULAMA

Pandangan Buya Yahya Tentang IJTIMA ULAMA.  Terkait berita yang kini sedang mengemuka tentang gerakan yang dilakukan oleh para alim ulama yang dikenal "ijtima ulama" menuai pro dan kontra. Ada yang menerima dengan lapang dada hingga membuat hastag #siapikutulama di Twitter, namun adapula yang tidak setuju dengan dalih calon yang diusung (UAS)  dianggap tidak memiliki kapasitas yang mumpuni dalam mengurus dan mengatur Negara dengan berbagai kompleksitasnya. 

Pandangan Buya Yahya Tentang IJTIMA ULAMA

Sekitar 4 hari yang lalu beredar video yanh cukup banyak ditonton tentang pandangan buya yahya terkait hasil ijtima ulama. Dalam video itu, Beliau mengatakan bahwa berkumpulnya para ali ulama kita selalu berharap di balik perkumpulan ini ada niat yang bagus. Kalau niatnya baik meskipun tidak sukses di dunia sudah mendapat pahala dari Allah SWT. Kalau niatnya tidak baik, maka akan runtuh sebelum sampai pada akhirnya. Semoga niatnya baik semua. Keprihatinan pada bangsa ini, negara ini yang kemudian mereka mencari solusi, solusi bagaiman pemimpin, bagaimana penguasa dan seterusnya. 

Dalam pandangan beliau, perkumpulan ulama tersebut dianggap sah saja dan yang tahu niat mereka adalah Allah.  Himbauan dari beliau kepada umat Islam agar senantiasa membenahi niat dalam segala urusan, khususnya dalam hal ini. 

Lebih lanjut, beliau berbicara terkait kepemimpinan. Bahwa secara umum, kepemimpinan itu memiliki rambu-rambu atau kriteria yang harus dipenuhi. Pertama, orangnya harus baik. Kedua, yang mengusung adalah orang-orabg baik. Pemimpin baik itu tidak cukup, lebih-lebih pemimpin tidak baik. Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah siapa yang mengusung pemimpin itu dan siapa yang membisikkannya nanti. Oleh karena, itu jangan main-main dengan masalah kepemimpinan. Beliau berharap agar kita umat Islam selalu berdoa, memohon di setiap sujud kita agar diberi pemimpin yang baik, pemimpin yang adil yang bisa mensejahterahkan rakyat. Untuk lebih jelasnya, simaklah videonya di akun resmi al-Bahjah TV. 
Read more