Najapedia

Referensi Dan Panduan Online

Apa Boleh Membayangkan Wanita atau Laki-Laki Lain Pada Saat Jima' (Bersetubuh)?

Apa Boleh Membayangkan Wanita atau Laki-Laki Lain Pada Saat Jima' (Bersetubuh)?

Jima’ (Bersetubuh alias berhubungan intim) merupakan bagiah nafkah yang harus dipenuhi oleh seorang suami kepada istrinya.  Yang di dalam kitab kuning dikenal dengan istilah nafkah batin. Namun apa jadinya jika si Suami atau Istri mebayangkan tubuh orang lain pada saat jima’ (bersetubuh)?.  Ini ada adalah pertanyaan-pertanyaan dasar namun masih banyak orang yang belum mengetahui hukumnya.

Sebenarnya,  hukum membayangkan dan menghayal orang lain saat jimak ini sudah dikaji oleh ulama-ulama klasik. Namun,  karena di anggap penting dan minimnya pengetahun masyarat kita, khususnya mereka yang sudah menikah namun tidak mengenyam pendidikan agama secara intens, maka kami anggap perlu menghadirkan topik ini.

Apa Boleh Membayangkan Wanita atau Laki-Laki Lain Pada Saat Jima' (Bersetubuh)?

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum suami yang bersetubuh dengan istrinya namun membayangkan tubuh wanita  lain. Menurut pendapat yang kuat dalam madzhab syafi’I hukumnya adalah boleh. Sedangkan menurut pendapat yang difatwakan oleh abu al Qasim al Bizri, sebagian ulama madzhab maliki dan Ibnu Abidin dalam madzhab hanafi, hukumnya adalah haram.  Dengan demikian, hukum membayangkan laki-laki lain ketika bersetubuh alias jima’ dengan suaminya adalah boleh menurut pendapat yang kuat dalam madzhab syafi’I dan haram menurut madzhab maliki dan hanafi.

Tapi meskipun ada pendapat yang memboleh membayangkan orang lain saat bersetubuh, alangkah baiknya jika kita berusaha fokus dan konsentrasi pada pasangan kita. Disamping itu,  juga sebaiknya kita mengedepankan hati pasangan kita.  Jangan sampai pasangan kita merasa sakit hati hanya karena hal yang sepele ini. Lebih lengkapnya silahkan buka kitab fatawa al Qubra juz 4 hal. 87, tuhfatul muhtaj juz 7 hal.2205-206, faydlul qadir juz 1 hal.352, Raddul mukhtar jiz 6 hal. 373. Semoga bermanfaat.

Tag : Fikih, Nikah
1 Komentar untuk "Apa Boleh Membayangkan Wanita atau Laki-Laki Lain Pada Saat Jima' (Bersetubuh)? "

Back To Top