Najapedia

Referensi Dan Panduan Online

loading...

Keutamaan Puasa Di Bulan Sya'ban

keutamaan puasa di bulan sya'ban


Tidak terasa kita sudah berada di bulan rajab dan akan memasuki bulan sya'ban, semoga Allah SWT memberkati kita dan menyampaikan umur kita kepada bulan mulia sya'ban kemudia ramadhansebagaimana doa yang telah kita panjatkan dulu ketika memasuki bulan rajab, yaitu;

Allahumama bariklana fi rajaba wa sya'bana wabalillighna romdhona 

Bulan sya'ban adalah bulan ke delapan dalam hitungan kalender hijrah, yaitu 1-muharram 2-safar 3- robiul awal 4- robius tsani 5- jumadil u
la 6- jumadil akhir 7- rajab 8- sya'ban.
Bulan sya'ban juga merupakan bulan yang sangat mulia dan memiliki banyak keutamaan seperti bulan-bulan hijriyah lainnya.

 Banyak sekali hadis-hadis nabi muhammad SAW yang menyebutkan keutamaan berpuasa di bulan sya'ban, namun di sini kami hanya akan menyebutkan satu atau dua hadis saja yang menjelaskan keutamaan bulan sya'ban, seba hadis-hadis itu sudah sangat cukup memberi keyakinan bagi kita bahwa bulan rajab adalah yang mulia dan utama,
Baca Juga;amalan,keutamaan dan doamalam nisfu sya'ban

keutamaan puasa di bulan sya'ban

Hadis tentang keutamaan bulan sya'ban.


1- Di riwayatkan dari Sayyidah ‘Aisyah-radhiyallahu ‘anha-beliau berkata:

      مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ في شَهْرٍ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ، كَانَ يَصُومُهُ إِلَّا قَلِيلًا، بَلْ كَانَ يَصُومُهُ كُلَّهُ[1]

Saya tidak pernah melihat Nabi Saw (melewati) suatu bulan yang puasanya lebih banyak dari pada bulan Sya’ban. Beliau memuasainya, kecuali sedikit, bahkan beliau memuasai semuanya.

Maksud " kecuali sedikit " dalam redaksi di atas adalah sedikit sekali hari yang tidak di puasai oleh nabi di bulan sya'ban sehingga seolah-olah nabi puasa sebulan penuh di dalamnya, oleh karena itu hadis itu di lanjutkan dengan kata-kata" bahkan beliau memuasai semuanya "

2- Dalam riwayat Abu Dawud ‘Aisyah-radhiyallahu ‘anha-berkata:

     كَانَ أَحَبَّ الشُّهُورِ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَصُومَهُ شَعْبَانُ ثُمَّ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ

Bulan yang paling menyenangkan Rasulullah Saw untuk beliau puasai adalah bulan Sya’ban. Kemudian beliau menyambungnya dengan (puasa) bulan Ramadhan.

 3- Rasulullah Saw pernah ditanya:

      أَيُّ الصَّوْمِ أَفْضَلُ بَعْدَ رَمَضَانَ؟ قَالَ: شَعْبانُ لِتَعْظيمِ رَمَضَانَ، قِيلَ: فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ (وَقَالَ التِّرْمِذِيُّ: حَدِيثٌ غَرِيبٌ)

“Puasa apakah yang paling utama setelah Ramadhan?” Beliau menjawab: “Puasa Sya’ban, karena mengagungkan Ramadhan.” Beliau ditanya: “Sedekah (di bulan) apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Sedekah di bulan Ramadhan.”(HR. At-Tirmidzi,ia berkata: “Ini hadits gharib.”)

Demikianlah artikel tentang keutamaan puasa di bulan sya'ban yang bisa kami tuangkan lewat blog kecil ini, semoga kita di kesemangatan oleh Allah SWT untuk selalu meengisi hari-hari kita dengan amal ibadah khusunya puasa di bulan sya'ban. Semoga bermanfaat!!
Tag : Fikih, Puasa
0 Komentar untuk "Keutamaan Puasa Di Bulan Sya'ban"

Back To Top