Najapedia

Referensi Dan Panduan Online

Bolehkah Memberikan Zakat Fitrah Kepada Kyai, Guru Ngaji dan Santri?

Bolehkah Memberikan Zakat Fitrah Kepada Kyai,  Guru Ngaji dan Santri?

Sudah menjadi tradisi yang sangat mengakar di masyarakat, khususnya masyarat madura dan beberpa masyarakat jawa (sejauh pakngetahuan kami) memberikan zakat fitrahnya pada seorang kiai, grur ngaji,  santri dll. Entah itu diuangkan atau diberikan dalam bentuk baku.  Yang menjadi tanya besar adalah apa boleh mngeluarkan zakat lalu memberikannya kepada seorang kyai, santri yang secara ekonomi mereka tidak masuk kategori fakir, miskin,  amil zakat? Nah, tema inilah yang akan sedikit kami kupas pada kesempatan kali ini.

Bolehkah Memberikan Zakat Fitrah Kepada Kyai,  Guru Ngaji dan Santri?

Untuk menjawab pertanyaan “Bolehkah memberikan zakat pada kyai,  guru ngaji atau santri” ini, kami pernah menemukan sebuah keterangan dalam salah satu kitab yang berjudul “jaaahirul bukhari bi syarhi al-Qusthullani”. Dalam kkitab tersebut dijelaskan bahwa salah satu golongan yang berhak menerima zakat fitrah adalah sabilillah. Mereka adalah golongan-golongan yang memiliki semangat juang yang tinggi dalam berjihad, sekalipun mereka adalah orang oranv kaya yang tidak pernah mengharapkan pemberian zakat.

Nah, lebih dalam kitab itu disebutkan “masuk dalam kategori sabilillah adalah mereka yang mempelajari ilmu-ilmu agama (red:santri),  para kyai, para dai dan oorang-orang yang membela agama Allah SWT.” Jadi, dalam kitab tersebut tidak mmengartikan sabilillah dengan hanya para mujahidin, tetapi lebih dari itu.

Kesimpulannya, boleh hukumnya mengeluarkan zakat lalu memberikannya kepada seorang kyai, guru ngajii atau santri dengan alasan karena masuk kategori sabilillah. Untuk lebih validnya,  silahkan baca kitab jawahirul bukhari bi syarhi al-Qusthullani hal 192. Atau kitab-kitab lain. Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat.

Tag : Fikih, Zakat
0 Komentar untuk "Bolehkah Memberikan Zakat Fitrah Kepada Kyai, Guru Ngaji dan Santri? "

Back To Top