Najapedia

Referensi Dan Panduan Online

loading...

Pengertian,Syarat dan Hikmah Puasa (Ramadhan )

Pengertian,Syarat dan Hikmah Puasa (Ramadhan ) 


Secara bahasa, puasa / shaum berarti mencegah. Sedangkan menurut syari’at puasa adalah mencegah dari sesuatu yang dapat membatalkan puasa, semisal makan, minum, berhubungan suami istri dan lain sebagainya. Puasa dalam islam di lakukan mulai dari keluarnya fajar ( waktu subuh ) sampai tenggelamnya matahari ( waktu maghrib ). Namun kebiasaan yang terjadi di sebagian  kita tentang puasa setengah hari bagi anak kecil itu hanyalah sebagai bentuk latihan bagi seorang anak kecil supaya kelak ketika sudah menginjak usia baligh dia bisa puasa sepenuhnya, di samping itu bertujuan untuk menumbuhkan rasa senang terhadap puasa bagi anak kecil

Pengertian,Syarat dan Hikmah Puasa (Ramadhan )

Syarat- syarat wajib puasa

Dalam islam, tidak semua orang terkena kewajiban untuk melakukan ibadah puasa, namun ada beberapa syarat seseorang wajib mengerjakan puasa ( puasa ramdhan ). Berikut syarat-syaratnya:

1-islam ( orang kafir asli tidak wajb puasa, sedangkan orang murtad tetap wajb)

2-baligh ( anak kecil yang masih belum baligh tidak wajib puasa )

3-berakal sehat ( orang gila tidak wajib puasa sebab tidak berakal sehat )

4-mampu bepuasa baik secara hissi (kasat mata ) seperti  orang sakit yang tidak mampu berpuasa, atau secara syar’i seperti wanita yang sedang haid atau nifas

5-mukim ( bukan musafir )

Hikmah puasa 

Setiap amal-amal ibadah yang di perintahkan oleh Allah, entah itu ibadah sunnah seperti sedekah dll atau ibadah fardhu , seperti puasa ramadhan pasti memiliki hikmah yang tersimpan, Berikut akan kami sebutkan beberapa hikmah berpuasa khususnya di bulan ramadha.simak berikut ini;
1-mengurangi syahwat,
2-menahan hawa nafsu ,
3-memberikan pelajaran bagi si kaya untuk merasakan lapar sehingga menumbuhkan rasa kasih sayang kepada fakir miskin, dan menjaga dari maksiat.

Syarat-sah mengerjakan puasa:

syarat sah berbeda dengan syarat wajib ,syarat sah adalah syarat-syarat yang harus di penuhi agar amalan ibadah ( puasa ramadhan dalam konteks ini ) di anggap sah, berbeda dengan syarat wajib yang hanya menentukan wajib tidak sebuah ibadah. seseorang terkadang sudah memenuhi sarat wajib namun tidak memenuhi syarat sah. Untuk memper singkat, simak berikut ini:
1. Islam
2. Berakal
3. Bersih dari haid dan nifas
4. Mengetahui waktu diperbolehkan untuk berpuasa.
Baca juga; niat dan doa buka puasa ramadhan arab latin

Demikianlah artikel tentang pengertian,syarat dan hikmah puasa (ramadhan ) yang bisa kami share pada kesempatan kali ini,semoga bermanfaat!
Tag : Fikih, Puasa
0 Komentar untuk "Pengertian,Syarat dan Hikmah Puasa (Ramadhan ) "

Back To Top